Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Pengertian Nitya dan Naimitika Yadnya

Gambar
Nitya Karma atau nitya adalah yadnya yang Pelaksanaannya dilakukan setiap hari, seperti Tri Sandya dan yadnya Sesa. Yadnya sesa dilaksanakan setalah kita selesai memasak nasi dan sebelum makan. Yadnya sesa diaturkan kepada Bhatara-Bhatari di pemerajan Hyang Wisnu di Sumur (tempat penyimpanan air) Hyang Raditya di atap rumah, Hyang pertiwi dan Bhuta-bhuta di halaman rumah, penunggu karang di tugu, dan tempat- tempat lainnya yang dianggap suci.  Sedangkan Naimitika Karma adalah yadnya yang pelaksanaannya dilakukan pada pada waktu-waktu tertentu, misalnya berdasarkan sasih maupun pawukon. Naimitika Karma yang lain berdasarkan adanya peristiwa yang dianggap perlu untuk di adakan pelaksanaan yajña, seperti puja wali, selesai pembangunan Candi, galungan, Kuningan, Saraswati, Nyepi, Siwaratri. Jenis Jenis Nitya Yadnya Pelaksanaan yajña yang dilakukan setiap hari meliputi banyak hal seperti :  1. Surya sewana (pemujaan setiap hari kepada Dewa Surya), pemujaan ...

Makna Pelaksanaan Panca Yadnya Dalam

Gambar
Sejarah menyatakan, bahwa pada jaman dahulu kala di wilayah Nusantara Indonesia telah berdiri Kerajaan-Kerajaan Besar seperti salah satu di antaranya adalah Kerajaan Majapahit yaitu sebuah Kerajaan penganut Agama Hindu yang merupakan Kerajaan terbesar yang bisa menyatukan seluruh wilayahnya sampai ke Madagaskar. Pada jaman itu sudah ada hubungan dagang dengan negara Luar Negeri terutama dengan Negeri Campa, yang saat ini Negara Cina. Kerajaan ini bertempat di Jawa Timur, yang pada jaman keemasannya dipimpin oleh seorang Raja yang bernama Hayam Wuruk dengan Patihnya bernama Gajah Mada. Pada jaman itu perkembangan budaya yang berlandaskan Agama Hindu sangat pesat termasuk di Daerah Bali dan perkembangan terakhir menunjukkan bahwa para Arya dari Kerajaan Majapahit sebagian besar hijrah ke Bali dan di Daerah ini para Arya-Arya tersebut lebih memantapkan ajaran-ajaran Agama Hindu sampai sekarang. Masyarakat Hindu di Bali dalam kehidupan sehari-harinya selalu berpedoman pada ajaran Agama Hin...

Sejarah Agama Hindu Di Indonesia

Gambar
Penganut agama Hindu sebagian besar terdapat di anak benua India. Di sini terdapat sekitar 90% penganut agama ini. Agama ini pernah tersebar di Asia Tenggara sampai kira-kira abad ke-15, lebih tepatnya pada masa keruntuhan Majapahit. Mulai saat itu agama ini digantikan oleh agama Islam dan juga Kristen. Pada masa sekarang, mayoritas pemeluk agama Hindu di Indonesia adalah masyarakat Bali, selain sebagian kecil yang tersebar di pulau Jawa dan Lombok. Awal Perkembangan Agama Hindu Agama Hindu berasal dari India. Untuk mengetahui sejarah perkembangannya haruslah juga dipelajari sejarah perkembangan India meliputi aspek perkembangan penduduk maupun aspek kebudayaannya dari jaman ke jaman. Berdasarkan penelitian usia kitab- kitab Weda, para ahli sampai pada suatu kesimpulan bahwa agama Hindu telah tumbuh dan berkembang pada sekitar 6.000 tahun sebelum tahun Masehi. Sebagai agama tertua, agama Hindu kemudian berkembang ke berbagai wilayah dunia, termasuk Asia Tenggara dan Indonesia.   Pe...

Arti Wuku Dalam Agama Hindu

Gambar
Arti Wuku Dalam Agama Hindu pic : pixabay Wuku dalam agama hindu memiliki durasi masing masing 7 hari, memiliki jumlah sebanyak 30 wuku, dan berakhir dalam 210 hari kemudian berulang kembali ke awal. Memiliki kekuatan sifat untuk mengalahkan wewaran, maksudnya wuku memiliki arti yang lebih dapat dipercaya dibanding arti yang tercantum dalam wewaran. Berikut adalah penjelasan mengenai wuku dalam agama Hindu : 1. Sinta - (urip 7) Sifat : Pembawaan Surya, kayunya Kayu putih dan Kandayakan, burungnya Gagak dan Bango-bango, ternak Rangrangan. Gedung terkunci, lumbung kosong. Watak: Keras, suka pamer. Perintahnya berawal panas, kemudian lembut. Pelindung orang sengsara, sakit dan orang pelarian. Memahami petunjuk gaib. Gemar bertapa. Bercita- cita mulia, cakap dan cekatan kerja. 2.        Landep – (Urip 1) Sifat : Pembawaan Kala Wisaya, kayunya Kamedangan dan Angsana, burungnya Atat dan Merpati, ternak Tingalun, gedung tertutup, lumbung k...